Menikmati Wedang Gedang di Lereng Merapi

Menikmati Wedang Gedang di Lereng Merapi
oleh Ferri Iskandar

Warung Yu Redjo, Lapangan mBebeng, Kinahrejo, Cangkringan, Sleman

aYu Redjo dan dagangannya

bYu Redo

cWarung Yu Redjo

dWarung Yu Redjo

author: Ferri Iskandar, Jogja
image source:  Ferri Iskandar, Jogja

Advertisements

Tahu Kupat POJOK Magelang

Tahu Kupat POJOK Magelang
oleh Ferri Iskandar

Tahu Pojok Jalan Tentara Pelajar, Magelang.

aTahu Pojok

bTahu Kupat Pojok bercitarasa sangat spesial

cSang Koki

dSate Udang

eDeretan Minuman

Sumber: Ferri Iskandar

Berita Terkait:
1. Cita rasa tradisional Tahu Pojok yang tak lagi mojok

Soto Bu Cip Patangpuluhan

Soto Bu Cip Patangpuluhan
oleh Ferri Iskandar

Soto Bu Cip, Jl. Mayjen S. Parman No. 58 Patangpuluhan, Yogyakarta Telp: 0813-92289337

aSoto Bu Cip

bSeporsi Soto

cBu Cip

dUsai Menikmati

eSoto Habis

Sumber: Ferri Iskandar

Kapurung, Makanan khas Dari Palopo

Kapurung, Makanan khas Dari Palopo
oleh Sribudi Astuti, Makassar

Apabila anda berjalan-jalan ke Sulawesi Selatan, jangan hanya kenal coto dan sup konro saja. ada sajian lain yang tidak kalah enak.. yap.. KAPURUNG.. makanan khas dari Palopo, berbahan dasar sagu yang di siram air panas kemudian dibuat bola-bola sagu (mirip cendol githu) kemudian dilengkapi dengan sayuran yang dimasak berkuah -biasanya menggunakan kuah kaldu ikan-
Sayuran pelengkap dalam kapurung biasanya berupa jantung pisang, kacang panjang, kangkung, jagung manis dan terong serta diberi ikan yang dihaluskan/disuwir-suwir plus ditaburi udang rebus diatasnya.

Sekilas mirip dengan bubur manado, yang membedakan hanya bahan dasar buburnya diganti dengan sagu, dan dalam Kapurung ada tambahan asam patikala-yang konon katanya hanya tumbuh di hutan Palopo (kurang lebih 600 km timur laut Sulawesi Selatan) yang mempunyai rasa asam yang khas dan sedikit berasa seperti sirih.
Bagi yang kebetulan berada di Makassar, kapurung lezat dapat ditemukan di Rumah Makan Aroma Luwu, Jalan Alaudin Makassar (ruko seberang kompleks Perumahan Bank Indonesia).

Sumber: Facebook Wisata Kuliner Online
author: Sribudi Astuti, Makassar

Rujak Cingur, Tahu Campur dan Tahu Telur di Rujak Cingur Delta Plaza

Rujak Cingur, Tahu Campur dan Tahu Telur di Rujak Cingur Delta Plaza
oleh Destina Kawanti
, Surabaya

Kesempatan ini adalah pada saat ngantar kakakku hanimun di surabaya beberapa waktu lalu, berhubung mereka belum pernah makan makanan khas Surabaya pilihanku adalah mengajaknya ke Rujak Cingur Delta Plaza, ada dua pilihan tempat yaitu di Delta Plaza , dan satu lagi di Kayoon di depan Pom Bensin Kayoon. Karena memang ngga ada acara jalan-jalana di Mall kami memilih makan di depan Pom Bensin Kayoon.

Disini tersedia berbagai macam menu khas Jawa Timur. Termasuk Rawon, rujak cingur, tahu campur, tahu tek, lontong cap gomeh , tahu telur dsb. Pilihan kami bertiga adalah Rujak Cingur, Tahu Telur dan Tahu Campur. Rata-rata masakan di tempat ini cukup enak, walaupun sedikit asin menurut ukuranku, tapi cukup enak dibandingkan tempat-tempat lain.

Rujak Cingur
Seperti rujak pada umumnya contain dari masakan ini memang menggunakan buah dalam porsinya. Yang membedakan dengan rujak yang lain adalah bumbu dan tambahan sayurnya.
Buah yang digunakan biasanya adalah mangga, bengkoang, nanas dan timun. Sayurannya adalah kecambah dan kangngkung yang telah direbus sebelumnya.

Seperti khasnya masakan Jawa Timur pada umumnya menggunakan petis dalam bumbunya demikian juga dengan rujak cingur ini. Bumbunya terdiri dari cabe, kacang tanah sangrai, bawang, gula merah, air asam, dan tentu saja petis udang yang hitam warnanya. Ini lah yang menjadi khas dari bumbu ini.
Setelah bumbu siap diulek maka sayuran dan buah dicampurkan dan sebagi pelengkap utama adalah irisan cingur (hidung) sapi yang telah direbus empuk.


Rujak Cingur
Tahu Campur
Masakan ini semacam soto, yang didalamnya isinya adalah Mie kuning, daun slada hijau, tahu diiris , semacam perkedel dari singkong yang diiris tipis dan daging otot yang rasanya mirip-mirip sama kikil, sedikit kenyal tapi empuk. Kuahnya seperti kuah soto tetapi ditambahkan bumbu petis didalamnya, enak dihidangkan panas.


Tahu Campur

Tahu Telor
Makanan ini , bumbunya seperti bumbu gado2, hanya saja ada tambahan petis didalamnya, tahu dan telur dicampur kemudian di goreng seperti dadar,dihidangkan dengan lontong kemudian di tambahkan kecambah dan bumbu didalamnya akan semakin nikmat bila dinikmati ditemani kerupuk.


Tahu Telor

author: Destina Kawanti, Surabaya

Rawon Setan depan JW Marriot

Rawon Setan depan JW Marriot
oleh Destina Kawanti, Surabaya

Rawon Setan mungkin sudah sangat terkenal namanya, terkenal karena rasanya dan karena buka (dahulu ) mulai jam 11 malam, mungkin seiring dengan keluarnya setan. Tapi memang ada beberapa pendapat kenapa kemudian dinamakan rawon setan, ada yang bilang karena sambalnya pedasnya seperti setan, tapi sepertinya alas an pertama lebih masuk akal, karena relative dianggap setan keluarnya malam-malam.

Ada dua yang terkenal disebut Rawon setan, satunya adalah rawon setan bu Endang, tapi empatnya bukan di depan JW Marriot ini. Dan yang kali ini sempat saya cicipi adalah Rawon Setan Yang di depan JW. Marriot. Kalau masalah Rasa memang OK punya, pernah saya ajak teman dari Malaysia untuk mencicipi Rawon ini, komentarnya. “ ini rawon terenak yang pernah dia cicipi”, semoga bukan karena dia ngga pernah mencicipi rawon yang lain.

Rawon Setan bisa dipesan dengan dua macam penyajian, Nasi Rawon (campur) atau, Nasi dan Rawon di pisah. Rawon Setan ini potongan dagingnya cukup besar dan empuk, pantas untuk menyebutnya mak Nyuss.. mulai gigitan pertama sampai terakhir, rasa kuahnya pun mantap hingga tetes terakhir, apalagi ditambah sambal yang suka pedas pastilah ngga akan ketinggalan menambahkannya.

Sekarang ini Rawon Setan tidak hanya buka di malam hari tetapi sejak pagi sudah bisa dinikmati. Buat teman-teman yang kebetulan ke Surabaya boleh untuk mampir dan merasakan sensasinya.

author: Destina Kawanti, Surabaya

PECEL MADIUN Mbak Sari di Stasiun Madiun

PECEL MADIUN Mbak Sari di Stasiun Madiun
oleh Destina Kawanti

Pulang kampong adalah event yang paling aku nantikan, selain mengunjungi orang tua, pasti ketemu teman2 lama di Jogja. Seperti biasa, transportasi yang paling nyaman yang terjangkau adalah naik kereta. Memakan waktu 5,5 – 6 jam perjalanan Jogja – Surabaya. Dalam perjalan pasti berhenti di stasiun Madiun sekitar 5 – 10 menit.

Ada satu hal yang menarik disini, apa lagi kalau bukan makanan khas, Pecel Madiun. Satu tempat yang paling aku merasa cocok adalah di warung Pecel Mbak Sari di Stasiun Madiun. Biasanya memang sudah terbiasa melayani “very fast service” mengambil waktu berhenti yang hanya sesaat. Menu disini yang paling Favorit (menurutku) adalah Pecel Paru atau Pecel Empal.

Selain empalnya empuk rasanya memang khas, cukup manis untuk ukuran umum, tapi pas komposisinya . Bumbu pecelnya juga enak khas madiun sekali, dan nasinya punel apalagi dimakan dalam keadaan hangat… pokoknya rela deh meskipun agak berlari2 turun ke stasiun untuk sekedar menikmati pecel pincuk ini. Tapi sayang foto belum bisa saya hadirkan, lupa untuk ambil gambar hidangan ini. Selain lauk yang telah saya sebutkan tadi ada beberapa lauk pilihan lain, seperti tahu, tempe , telur dadar dan beberapa pilihan lain.

Silakan mencoba seandainya kebetulan naik kereta jurusan Jogja – Surabaya.